Skip to content

Pembuat Swiss QR Code – Standar Pembayaran Digital untuk Swiss

Apa Itu Swiss QR Code?

Swiss QR Code adalah standar kode QR khusus yang digunakan pada faktur pembayaran di Swiss dan Liechtenstein. Sejak 30 September 2022, Swiss QR-Bill (QR-Rechnung) telah sepenuhnya menggantikan slip pembayaran tradisional (Einzahlungsschein) yang telah digunakan selama puluhan tahun di negara tersebut.

Swiss QR Code adalah kode QR standar yang berisi data pembayaran terstruktur dalam format teks khusus. Kode ini selalu memiliki salib Swiss (Swiss cross) di tengahnya sebagai penanda visual. Ketika dipindai dengan aplikasi perbankan Swiss, semua informasi pembayaran – penerima, jumlah, referensi – secara otomatis diisi, menghilangkan kebutuhan untuk mengetik data secara manual.

Standar ini dikelola oleh SIX Group, organisasi yang mengelola infrastruktur keuangan Swiss. Implementasi Swiss QR-Bill adalah bagian dari strategi harmonisasi pembayaran Swiss dengan standar Eropa (ISO 20022), menjadikan transaksi lebih cepat, lebih akurat, dan lebih hemat biaya.

Spesifikasi Teknis Swiss QR Code

Properti Detail
Basis QR Code (ISO/IEC 18004)
Koreksi Kesalahan Level M (15%)
Ukuran 46 × 46 mm (tetap)
Mata Uang CHF (Franc Swiss) atau EUR
IBAN QR-IBAN (CH atau LI, dimulai dengan 3) atau IBAN biasa
Referensi QR-Reference (26 digit + check digit) atau Creditor Reference (ISO 11649)
Logo Pusat Salib Swiss (wajib, 7 × 7 mm)
Standar SIX Swiss QR-Bill Implementation Guidelines

Data dalam Swiss QR Code disusun dalam format teks dengan line break sebagai pemisah. Struktur dimulai dengan header (“SPC” dan versi), diikuti oleh informasi kreditor (IBAN, nama, alamat), jumlah dan mata uang, informasi debitor (opsional), tipe referensi, dan nomor referensi. Seluruh payload menggunakan encoding UTF-8.

Kasus Penggunaan Swiss QR Code

Faktur Bisnis

Setiap bisnis di Swiss yang mengirim faktur kini wajib menyertakan QR-Bill dengan Swiss QR Code. Ini berlaku untuk semua jenis bisnis – dari tukang ledeng hingga perusahaan multinasional. QR-Bill dicetak sebagai bagian integral dari faktur, menggantikan slip pembayaran terpisah yang lama.

Pembayaran Tagihan Utilitas

Perusahaan utilitas (listrik, air, gas, internet) di Swiss menggunakan QR-Bill untuk tagihan bulanan mereka. Pelanggan cukup memindai Swiss QR Code dengan aplikasi bank mereka untuk membayar tagihan dalam hitungan detik tanpa mengetik nomor referensi yang panjang.

Pajak dan Pemerintah

Kantor pajak kanton di Swiss juga telah beralih ke QR-Bill untuk tagihan pajak. Ini memudahkan warga untuk membayar pajak secara tepat dengan nomor referensi yang benar, mengurangi kesalahan pembayaran yang sebelumnya sering terjadi.

Donasi dan Organisasi Nirlaba

Organisasi amal di Swiss menggunakan QR-Bill tanpa jumlah tetap (amount open), memungkinkan donatur untuk menentukan jumlah donasi sendiri saat memindai kode. Ini menyederhanakan proses donasi secara signifikan.

Cara Membuat Swiss QR Code

  1. 1 Buka generator BlueChilliesQR dan pilih format “Swiss QR Code”.
  2. 2 Masukkan IBAN penerima (CH atau LI), nama, dan alamat lengkap.
  3. 3 Tentukan jumlah (atau biarkan kosong untuk jumlah terbuka), mata uang (CHF/EUR), dan nomor referensi.
  4. 4 Unduh Swiss QR Code dengan salib Swiss – gratis dan tanpa registrasi.

Hal Penting yang Perlu Diketahui

  • QR-IBAN vs IBAN biasa: QR-IBAN digunakan bersama QR-Reference (26+1 digit). IBAN biasa digunakan bersama Creditor Reference (ISO 11649) atau tanpa referensi. Jangan mencampur keduanya.
  • Salib Swiss wajib: Kode QR tanpa salib Swiss di tengahnya tidak dianggap sebagai Swiss QR Code yang valid dan mungkin tidak dikenali oleh aplikasi perbankan Swiss.
  • Cetak hitam-putih: Swiss QR Code harus selalu dicetak dalam hitam-putih. Warna lain tidak diizinkan oleh spesifikasi resmi untuk memastikan keterbacaan yang konsisten.

Buat Swiss QR Code Anda Sekarang

Buat Swiss QR Code Anda sekarang – gratis dan tanpa registrasi.

→ Ke Pembuat Barcode

Konteks lokal

Di Indonesia, GS1 Indonesia mengelola standar pengkodean. Jaringan ritel seperti Indomaret, Alfamart, dan marketplace seperti Tokopedia dan Shopee mensyaratkan barcode terstandarisasi untuk semua produk.