Pembuat Barcode ISBN – Identifikasi Buku secara Internasional

Apa Itu Barcode ISBN?

ISBN (International Standard Book Number) adalah sistem penomoran unik yang digunakan secara global untuk mengidentifikasi buku dan publikasi terkait. Setiap edisi dan variasi buku – hardcover, paperback, e-book – mendapatkan nomor ISBN tersendiri, memastikan identifikasi yang tidak ambigu di seluruh dunia.

Barcode ISBN yang Anda lihat di sampul belakang buku sebenarnya adalah barcode EAN-13 dengan awalan khusus 978 atau 979 (disebut “Bookland”). Sistem ini dirancang pada tahun 1970 oleh Gordon Foster dan distandarisasi sebagai ISO 2108. Sejak 2007, ISBN menggunakan format 13 digit yang sepenuhnya kompatibel dengan sistem EAN-13 global.

Di Indonesia, ISBN dikelola oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PERPUSNAS). Setiap penerbit Indonesia yang ingin menerbitkan buku secara resmi harus mendaftarkan ISBN melalui PERPUSNAS, yang akan mengalokasikan blok nomor ISBN untuk penerbit tersebut.

Spesifikasi Teknis Barcode ISBN

Properti Detail
Basis Barcode EAN-13 (barcode 1D)
Panjang 13 digit (ISBN-13)
Struktur Awalan (978/979) + Grup registrasi + Penerbit + Judul + Check digit
Set Karakter Hanya angka (0–9)
Algoritma Check Digit Modulo 10 (sama dengan EAN-13)
Grup Indonesia 979-0 (baru) dan 978-602, 978-623 (aktif)
Standar ISO 2108 (ISBN) + ISO/IEC 15420 (EAN-13)

ISBN-13 terdiri dari lima bagian: awalan GS1 (978 atau 979), grup registrasi (menunjukkan negara atau area bahasa), kode penerbit, kode publikasi, dan check digit. Pembagian panjang antara kode penerbit dan kode publikasi bervariasi – penerbit besar mendapat kode penerbit pendek dengan lebih banyak ruang untuk kode publikasi.

Kasus Penggunaan Barcode ISBN

Penerbitan Buku

Setiap buku yang diterbitkan secara komersial di seluruh dunia memerlukan ISBN. Barcode ISBN dicetak di sampul belakang buku, biasanya di pojok kanan bawah. Ini memungkinkan toko buku, perpustakaan, dan distributor mengidentifikasi dan memproses buku secara otomatis.

Toko Buku dan Perpustakaan

Gramedia, Kinokuniya, dan toko buku lainnya di Indonesia semuanya menggunakan barcode ISBN untuk sistem kasir dan inventaris mereka. Perpustakaan menggunakan ISBN untuk katalogisasi dan peminjaman otomatis. Satu pemindaian barcode cukup untuk mengidentifikasi buku, pengarang, penerbit, dan edisi.

Self-Publishing

Penulis independen yang menerbitkan sendiri bukunya juga memerlukan ISBN. Di Indonesia, PERPUSNAS menyediakan ISBN gratis untuk penerbit terdaftar. Untuk penulis self-publishing, layanan seperti Amazon KDP memberikan ISBN gratis untuk cetakan melalui platform mereka.

E-book dan Publikasi Digital

Meskipun e-book tidak memiliki sampul fisik untuk dicetak barcode, mereka tetap memerlukan ISBN untuk identifikasi di platform distribusi digital. Setiap format (EPUB, PDF, audiobook) memerlukan ISBN terpisah.

Cara Membuat Barcode ISBN

  1. 1 Buka generator barcode BlueChilliesQR dan pilih format “ISBN”.
  2. 2 Masukkan nomor ISBN-13 Anda (13 digit dimulai dengan 978 atau 979).
  3. 3 Check digit diverifikasi secara otomatis. Teks ISBN ditampilkan di atas barcode.
  4. 4 Unduh barcode dalam format PNG atau SVG – gratis dan siap cetak untuk sampul buku Anda.

Tips Penting untuk Barcode ISBN

  • Satu ISBN per format: Hardcover, paperback, dan e-book dari judul yang sama memerlukan ISBN terpisah. Jangan menggunakan ISBN yang sama untuk format berbeda.
  • Posisi standar: Barcode ISBN harus ditempatkan di sampul belakang buku, idealnya di pojok kanan bawah dengan teks “ISBN” di atas barcode.
  • Barcode harga tambahan: Di beberapa negara, barcode harga (EAN-5 add-on) dicetak di sebelah kanan barcode ISBN. Ini opsional dan tidak diperlukan di Indonesia.

Buat Barcode ISBN Anda Sekarang

Buat barcode ISBN Anda sekarang – gratis dan tanpa registrasi.

→ Ke Pembuat Barcode

Konteks lokal

Di Indonesia, Perpustakaan Nasional RI (Jakarta) bertindak sebagai badan ISBN dengan awalan 602 dan 979. Setiap buku yang diterbitkan di Indonesia wajib memiliki ISBN untuk keperluan deposit legal dan distribusi melalui Gramedia dan Tokopedia.